Mengapa Penampakan Hantu Sering Muncul Di Malam Hari ?



Solusi kita - Pernahkah Anda terbangun di tengah malam dan melihat bayangan aneh yang menakutkan? Atau sendirian di rumah pada malam hari dan melihat sesuatu bergerak, menyerupai sesosok hantu yang keluar dari sudut mata Anda?
Satu benang merah yang menyatukan itu semua adalah: terjadi di malam hari. Mengapa sanggup begitu?
Dikutip dari Collective Evolution pada Kamis (25/4/2019), keakuratan visi insan terhadap hal-hal paranormal bervariasi, tetapi setiap orang mempunyai karunia untuk sanggup melihat dan berkomunikasi dengan makhluk dari sisi lain.

Ini yaitu bab dari indra keenam kita," ujar Steven Webber, hebat neurologi dan pemerhati isu-isu paranormal dari University of Richmond, Amerika Serikat (AS),
Beberapa orang sanggup melihat hantu dengan lebih terang alasannya yaitu mereka kurang menghalangi pandangan mereka. Hal-hal yang sanggup menghentikan Anda dari benar-benar melihat sesuatu yang bersifat paranormal yaitu kepercayaan, emosi yang besar lengan berkuasa menyerupai ketakutan atau fobia, serta pengalaman negatif di masa lalu.
Webber menambahkan bahwa penglihatan terhadap kegiatan paranormal lebih terasa oleh belum dewasa dibandingkan orang dewasa. Hal ini dikarenakan mereka berpikiran terbuka dan rileks, sehingga lebih memungkinkan untuk melihat makhluk di sisi lain.
"Ketika kita berada dalam keadaan santai, otak berubah dari gelombang beta, yang diproduksi ketika kita waspada dan fokus pada kiprah yang dihadapi, menjadi gelombang alfa, yang lebih lambat dan lebih santai," terang Webber.
"Saat badan dalam kondisi santai, pertahanan alami kita turun dan kita menjadi lebih terbuka. Pandangan kita wacana lingkungan kita menjadi lunak, bahkan kabur pada saat-saat sebelum kita tidur, seakan-akan dunia luar memudar dari pandangan. Pada titik inilah, di mana kita menghilangkan segalanya, kita kadang kala sanggup melihat bayangan melesat dari satu bab ruangan ke bab lain atau fenomena paranormal lainnya," lanjutnya menjelaskan.
Webber menambahkan bahwa pemandangan tersebut biasanya cukup untuk membuat seseorang tersentak bangun, dengan demikian mengubah keadaan gelombang otak kembali ke beta, sehingga mengakibatkan kita mempertanyakan apakah itu benar hantu atau tidak

Peralihan Fungsi Otak ke Bagian Lebih Dalam
"Ketika kita bermeditasi, kita sanggup melihat hal-hal yang tidak sanggup kita lihat dengan terang ketika waspada dan dalam kondisi beta," ujarnya.
"Kita sanggup melihat warna, pemandangan, suara, dan makhluk dari sisi lain dalam meditasi dasar yang dipandu dengan indah ketika kita mengalaminya, tetapi entah bagaimana kurang sanggup diandalkan begitu kita menarik diri keluar dari keadaan santai itu," lanjut Webber.
Dalam mimpi manusia, seseorang mengalihkan fungsi otak ke daerah yang lebih dalam, menyerupai delta dan theta, di mana hal tersebut membuat imajinasi terasa nyata.
Sederhananya, bahwa ketika gelombang otak mannusia berubah, persepsi wacana realitas pun akan berubah untuk menyesuaikannya.
"Ada saat-saat ketika imajinasi kita mengambil alih dan membuat visi dalam pikiran yang terasa sangat aktual dan kadang kala sangat menakutkan. Kita sanggup membayangkan bayangan dan hantu dan segala macam fenomena paranormal yang menakutkan," kata Webber.

Perbedaan Imajinasi dan Hal Paranormal
Salah satu perbedaan utamanya yaitu bahwa visi dari imajinasi atau ego insan selalu berakar pada rasa takut.
Sebagai contoh, kita membayangkan bahwa ada sesuatu yang melayang di atas kita ketika tidur, dan seolah ingin menyakiti. Perasaan ini berakar pada rasa takut dan akhirnya merupakan produk dari imajinasi.
Namun, sebagai contoh, kalau malam hari ketika sedang menonton televisi, seseorang merasa melihat bayangan kabur serupa hantu, artinya ia kemungkinan berada dalam kondisi gelombang otak alfa.
"Namun, kalau Anda berada di daerah tidur dan Anda merasa merinding seakan-akan seseorang sedang membelai lengan Anda, atau pipi Anda tiba-tiba menggelitik selama beberapa dikala seakan-akan seseorang sedang mencium Anda, maka Anda benar-benar menyaksikan sesuatu yang bersifat paranormal," ujar Webber.
"Ini sering kali yaitu pemandu roh Anda atau orang-orang terkasih dari pihak lain yang mengawasi Anda, atau ingin memberi tahu Anda bahwa mereka ada di sana," lanjutnya.
Ditambahkan oleh Webber, bahwa kalau seseorang sanggup menunda evaluasi dan memilih apakah penglihatan atau perasaannya berasal dari rasa takut, maka ia sanggup mendapatkan bahwa telah melihat sesuatu paranormal.
"Ini yaitu kunci untuk mengakses visi psikis Anda, tetapi kalau Anda tidak tertarik untuk membuka sentra psikis otak Anda, maka Anda selalu sanggup mengabaikan bayangan dan menyalahkan suara-suara aneh pada sesuatu yang kasat mata, menyerupai kucing misalny," pungkasnya.